Insight Calender 1.1

Dunia astrologi masih banyak dipercaya orang, saat ingin melakuaknsesuatu. tak heran kondisi terbeut banyak dilirik para developer software. kalender berbasis astrologi ini pun tak terhindar dari pengembangannya, sal;ah satunya Insignt Calender 1.1

Aplikasi ini menyediakan ratusan item pilihan sederhana dan mudah di digunakan. User hanya perlu melakukan klik dan hari hari yang di angap terbaik langsung ditandai dengan warna hijau. Aplikasi ini mudah di mengerti semua orang tentang hasil analisis aplikasi ini.

Download : Insignt Calender

IP Locator

keberadaan penggunaan internet akan dikethui dari penggunaan IP address. dengan adanya IP memudahkan kita untuk mendeteksi atau memudahkan pelacakan bilamana terjadi suatu pelanggaran oleh pengguna. IP address berkaitan langsung pada informasi seperti negera, kota, IP address range, contact information (email, alamat, telephone, dll).

Untuk memudahkan prosesnya pengguna dapat menggunakan apliaksi khusus salah 1nya 1 locator 1.0. Informasi IP adress didapat dengan mengirimi request ke server whois ARIN. Jika ARIN bila tidak di dapat informasinya, usaha selanjutnya melakuakn request ke server whoise lain, RIPE, APNIC, LACNIC ataupun Afrinic.

download : IP LOCATOR 1.0

Teori Uses and Gratifications (Kegunaan dan Kepuasan)


Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Blumer dan Elihu Katz (1974). Teori ini mengatakan bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Dengan kata lain, pengguna media adalah pihak yang aktif dalam proses komunikasi. Pengguna media berusaha mencari sumber media yang paling baik di dalam usaha memenuhi kebutuhannya. Artinya pengguna media mempunyai pilihan alternatif untuk memuaskan kebutuhannya.

Elemen dasar yang mendasari pendekatan teori ini (Karl dalam Bungin, 2007) : (1) Kebutuhan dasar tertentu, dalam interaksinya dengan (2) berbagai kombinasi antara intra dan ekstra individu, dan juga dengan (3) struktur masyarakat, termasuk struktur media, menghasilkan (4) berbagai percampuran personal individu, dan (5) persepsi mengenai solusi bagi persoalan tersebut, yang menghasilkan (6) berbagai motif untuk mencari pemenuhan atau penyelesaian persoalan, yang menghasikan (7) perbedaan pola konsumsi media dan ( perbedaan pola perilaku lainnya, yang menyebabkan (9) perbedaan pola konsumsi, yang dapat memengaruhi (10) kombinasi karakteristik intra dan ekstra individu, sekaligus akan memengaruhi pula (11) struktur media dan berbagai struktur politik, kultural, dan ekonomi dalam masyarakat.

Teori yang saya angkat yang berkaitan dengan youtube adalah teori kegunaan dan kepuasan. Hal itu dikarenakan teori ini menjelaskan bahwa pengguna youtube memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Youtube memberikan kepuasan dan kegunaan tersendiri bagi penggunanya karena youtube menggunakan media audio visual atau gambar dengan suara sehingga memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami oleh semua orang yang mengakses informasi-informasi di youtube. Youtube memberikan kegunaan yang sangat penting bagi masyarakat luas karena youtube menyajikan berbagai informasi baik dalam maupun luar negeri di berbagai bidang. Kejadian-kejadian penting, kejadian-kejadian bersejarah dll ada di dalam youtube. Youtube juga memberikan kepuasan tersendiri bagi penggunanya karena youtube memberikan informasi berupa audio visual. Berbeda dengan media yang lainnya seperti koran, majalah, radio dll. Penggunanya merasa puas karena dapat menyaksikan langsung kejadian-kejadian yang ada di dalam youtube. Dalam hal ini youtube sangat tepat bagi penggunanya yang menginginkan kepuasan dalam mengakses berbagai informasi.

 

 

http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2009/02/teori-teori-komunikasi.html

Febry Argha P. / 09220424 / F Ikom.

 

 

Telepon Murah Bahkan Gratis Menggunakan Skype versi 4.0

Telepon Murah Bahkan Gratis Menggunakan Skype versi 4.0

 

Skype, pembuat teknologi telepon murah bahkan gratistelah meluncurkan skype versi 4.0. Pemimpin web komunikasi Skype memulai pengujian kepada masyarakat umum pada hari Rabu pada software terbaru untuk membuat percakapan telepon menjadi murah atau gratis.

Tes versi 4.0 memperbolehkan para pemakai untuk menempatkan foto yang lebih besar dari versi sebelumnya, untuk mendorong pemanggil untuk lihat dan dilihat.

Skype 4.0 juga menyertakan corak untuk para pemakai yang  mengerti tentang teknis yang dideteksi oleh setting komputer, ketersediaan bandwidh dan koneksi audio atau devices video untuk membuat menjadi lebih mudah.

Skype megizinkan pemakai untuk berkomunikasi dengan dunia internasional, di kebanyakan negara  biayanya gratis dan menghubungi dari komputer sky-equipped atau telepon ke landlines atau menelepon pada tingkat tarif yang murah. Skype  mendapatkan penghasilan sebesar $382 juta pada tahun 2007 dan Wall Street analis mengharapkan puncaknya pada tahun 2008 ini sebesar $500 juta.

Selama usia tahun ke-5 pelayanan Skype telah terhitung 309 juta pemakai mulai dari akhir Maret, dan  12 juta para pemakai bersama pada jam sibuk setiap hari. Para pemakainya dapat mengirimkan dari komputernya pesan cepat dan pesan teks ke telepon, berbagi data besar atau bercakap-cakap via  telepon video.

“Para pemakai Skype sedang berkomunikasi di banyak gaya berbeda, sering pada waktu yang sama,” yang dikatakan Josh Silverman, veteran eBay eksekutif dimana sebagai President Skype pada tahun ini.

“Kita pikir ini adalah waktunya untuk perangkat lunak untuk turut serta,” seperti yang dikatakan oleh Silverman.” Sekarang video sungguh membawa semua gaya komunikasi itu.” lanjutnya.

Pertumbuhan ketenaran video-call itu telah berlangsung, di samping fakta bahwa versi Skype perangkat lunak yang ada membuat fitur video susah untuk ditemukan. Para pemakai harus memulai dengan panggilan kepada seorang teman, kemudian tekan tombol find untuk menambahkan video untuk panggilan.

Michael Bartlett, Direktur Skype produk manajemen untuk Windows, berkata Skype insinyur sudah merancang teknologi kompresi data yang memungkinkan percakapan suara dengan kualitas yang kaya, bandwith percakapan yang diperlukan minimum 2 kb/s dan untuk video 6kb/s.

Versi 4.0 mengambil keuntungan dari kecepatan rata-rata lebih cepat sekarang dapat mencapai kecepatan 256 kb/s atau lebih baik, ia berkata. Untuk full screen video calls skyp 90 kb/s idealnya, ia menambahkan.

Skype akan memposting artikel lebih lanjut di dalam webnya, para pemakai windows diharapkan menguji Skype versi 4.0 di webnya.

Sumber:

Andi Gunawan BeritaNET.com, 20 Juni, 2008 03:45:00

 

http://www.beritanet.com/Technology/Communication/Skype-versi-4.html

(Febry / 09220424)

 

Internet – Febry Argha Prasetya 09220424 / F IKOM

  1. 1. Fungsi dan kegunaan internet :
  • Mempermudah dalam pekerjaan
  • Sebagai sarana hiburan
  • Sumber pengetahuan dan informasi
  • Sarana komunikasi
  • Sebagai tempat berkarya yang positif
  • Sebagai tempat usaha / jual beli
  • Tempat berdiskusi, bertanya dan memperoleh jawaban
  • Sebagai tukang pos / mengirim pesan kilat

  1. 2. LAUNCHING

Kita kembali ke masa lalu dan kita coba memahami apa sebenarnya Internet itu. Contoh sederhana beberapa komputer di suatu kantor yang dihubungkan dengan kabel sehingga satu sama lain dapat berbagi data, program, dan saling berkomunikasi dengan mudah dan cepat serta akurat. Dan dengan menghubungkan komputer Anda ke jaringan Internet maka komputer Anda sudah saling terhubung dengan komputer lain diseluruh dunia.

Pada awalnya Internet hanya terdiri dari beberapa jaringan komputer kecil yang didirikan oleh Departemen Pertahanan Amerika ARPANET untuk tujuan riset, yakni sekitar tahun 1969. Pada tahun 1971 ARPANET baru terdiri dari lima belas titik jaringan (nodes) dengan 23 host (server induk), dan aplikasi yang canggih waktu itu adalah elektronik mail. Tahun 1973 ARPANET membentuk WAN yang terhubung dari Amerika ke jaringan di Norwegia dan Inggris. Tahun 1983 ARPANET baru terdiri dari 235 Host. Angka ini melonjak pada tahun 1989 hingga mencapai 100 ribu host. Tahun 1990 ARPANET berganti nama menjadi INTERNET. Pada ulang tahunnya yang ke-25 Internet sudah terdiri dari 2 juta lebih host dan meningkat menjadi 2 kali lipat pada tahun 1995 (4 juta host). Internet bukan lagi sekedar jaringan yang meliputi Amerika dan Eropa, tapi sudah meliputi seluruh bagian dunia, termasuk Indonesia.

Internet ini kalau kita ibaratkan seperti jalan raya, ada jalan protokol, jalan bebas hambatan, ada pula jalan utama, jalan kecil hingga gang kecil yang ada disuatu peloksok desa. Maka Internet pun memiliki “jalur” utama. Jalur utama ini dalam Internet ini sering disebut denganbackbone. Dengan backbone ini akan terhubung banyak jaringan komputer diseluruh dunia baik jaringan LAN (Local Area Network) maupun jaringan WAN (Wide Area Network).

 

Berawal pada tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik).

Perkembangan besar Internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.

Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah internet adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet.

Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.

Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.

 

 

 

 

  1. 3. Perubahan sosial budaya dan ekonomi

Internet merupakan hasil penggabungan kemajuan teknologi komputer dengan kemajuan teknologi komunikasi yang dianggap sebagai bentuk revolusi di kedua bidang tersebut. Dengan kemampuan pembaruan data yang cepat, internet berkembang sebagai “jendela dunia” yang up to date. Melalui internet, banyak kemudahan yang dapat kalian peroleh tanpa harus berurusan dengan birokrasi antarnegara. Pengiriman surat, data, atau dokumen-dokumen penting ke berbagai penjuru dunia dapat dilakukan dalam hitungan detik. Dengan lahirnya internet banyak terjadi perubahan di berbagai aspek. Dalam hal ini saya akan menjelaskan perubahan di bidang sosial budaya dan ekonomi. Perubahan dalam sosial budaya tampak jelas dengan dengan datangnya internet. Internet sangat cepat dikenal oleh masyarakat luas khususnya para pelajar. Dengan adanya internet para pelajar tidak perlu susah payah mencari informasi untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Dengan internet kita juga mudah untuk mencari teman melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, friendster dll. Komunitas-komunitas gamers game online lahir karena adanya internet. Dalam bidang perekonomian internet juga berperan penting. Seperti jual beli melalui internet, produk-produk baru dapat dengan cepat diinformasikan pada konsumen. Hal ini akan mempercepat pola penawaran dan permintaan di pasar. Bahkan, saat ini sistem bisnis melalui multimedia sudah banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, misalnya dengan cara telemarketing yang melalui internet. Kekayaan dan utang suatu negara dapat diketahui dan dibandingkan dengan kondisi di negara lain, sehingga hampir tidak ada rahasia yang dapat tertutup rapat.

  1. 4. Peran serta pemerintah

Bukan rahasia lagi, akses internet di Indonesia tergolong sangat mahal dibandingkan negara lain di dunia. Belum lagi persoalan bandwith yang cukup terbatas dan beberapa masalah infrastruktur lain. Dari sisi pemerintah sendiri harus diakui sudah banyak upaya dalam meningkatkan infrastruktur internet. Akses internet di kota-kota di Indonesia sudah bisa dilakukan walau kecepatannya masih lambat. 

Yang menjadi masalah sekarang adalah kita harus punya bandwith yang lebih besar ke luar negeri sehingga akses bisa lebih gampang dan orang Indonesia bisa menikmati layanan seperti youtube dan lain sebaginya.
Bandwith internet ke luar negeri ini menjadi hal penting karena akan menentukan seberapa besar kecepatan akses internet ke luar negeri. Bandwith yang kecil, tentu saja membuat akses terbatas dan menyebabkan akses menjadi lambat. Inilah yang sering menjadi keprihatinan banyak kalangan IT di Indonesia.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah soal biaya akses internet yang tidak murah. Untuk itu pemerintah memegang peranan penting. Bagaimana pemerintah bisa mengurangi pajak atau apapun yang terkait dengan koneksi internet yang mungkin dibebankan kepada operator atau penyedia jasa internet sehingga ujung-ujungnya biaya akses bisa lebih murah di Indonesia. Karena boleh di bilang akses di Indonesia itu masih sangat mahal. Di kota besar seperti Jakarta atau Bandung, satu jam itu bisa 4 atau 5 ribu rupiah/ jam. Tentu akan menarik kalau biaya per jamnya seribu rupiah. Ini akan meningkatkan jumlah pengguna internet ke depan.

Karena masyarakat Indonesia sebetulnya merupakan masyarakat yang suka meniru idola atau figurnya, pemerintah bisa menunjukkan bagaimana mereka menggunakan internet. Hal tersebut sekiranya akan berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman rakyat kita terhadap internet. Salah satu cara yang dapat dipakai, mungkin sebaiknya presiden Indonesia bercerita tentang bagaimana mereka memakai internet dan sebagainya, seperti PM Singapura berpidato tentang bagaimana IT, internet, blog dan sebagainya bisa dimanfaatkan untuk kemajuan Singapura. Dengan begitu, mungkin saja dapat menginspirasi masyarakat Indonesia bahwa teknologi adalah sebuah alat untuk mencapai tujuan. Jadi tujuannya bukan pada teknologi itu sendiri, tapi sebuah alat.
Contoh lainnya selain Singapura adalah Jepang. Dimulai dari era Junichiro Koizumi hingga Perdana Menteri sekarang Shinzo Abe, mereka terbiasa berkirim email setiap dua kali seminggu kepada seluruh rakyatnya. Konon email tersebut ditulis langsung oleh Sang Perdana Menteri dengan gaya yang sangat informal bak berkirim surat kepada kawan dekat, walaupun juga menyertakan cerita tentang kebijakan-kebijakan pemerintah. Di balik bentuk komunikasi politik yang dilakukan sang perdana menteri, ini juga sekaligus bentuk memasyarakatkan penggunaan internet. Sebenarnya Presiden SBY sendiri bukan tidak memberi contoh. Beliau sudah memiliki situs internet pribadi yang beralamat di http://www.presidensby.info yang ditangani oleh sebuah tim khusus. Namun agaknya diperlukan upaya yang lebih besar untuk membantu memasyarakatkan internet di Indonesia, baik dari segi sosialisasi maupun dari kebijakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar pustaka :

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090311011930AAGD63j

http://tskau0.tripod.com/sejarah_singkat_internet.htm

http://www.sejarah-internet.com/

http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Perilaku_Masyarakat_dalam_Perubahan_Sosial_Budaya_di_Era_Global_9.2_(BAB_15)

http://www.waena.org/index.php?option=com_content&task=view&id=179&Itemid=30

 

TEORI-TEORI KOMUNIKASI

1. Teori Model Lasswell Salah satu teoritikus komunikasi massa yang pertama dan paling terkenal adalah Harold Lasswell, dalam artikel klasiknya tahun 1948 mengemukakan model komunikasi yang sederhana dan sering dikutif banyak orang yakni: Siapa (Who), berbicara apa (Says what), dalam saluran yang mana (in which channel), kepada siapa (to whom) dan pengaruh seperti apa (what that effect) (Littlejhon, 1996). 2. Teori Komunikasi dua tahap dan pengaruh antar pribadi Teori ini berawal dari hasil penelitian Paul Lazarsfeld dkk mengenai efek media massa dalam kampanye pemilihan umum tahun 1940. Studi ini dilakukan dengan asumsi bahwa proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek media massa. Namun hasil penelitian menunjukan sebaliknya. Efek media massa ternyata rendah dan asumsi stimulus respon tidak cukup menggambarkan realitas audience media massa dalam penyebaran arus informasi dan menentukan pendapat umum. 3. Teori Informasi atau Matematis Salah satu teori komunikasi klasik yang sangat mempengaruhi teori-teori komunikasi selanjutnya adalah teori informasi atau teori matematis. Teori ini merupakan bentuk penjabaran dari karya Claude Shannon dan Warren Weaver (1949, Weaver. 1949 b), Mathematical Theory of Communication. Teori ini melihat komunikasi sebagai fenomena mekanistis, matematis, dan informatif: komunikasi sebagai transmisi pesan dan bagaimana transmitter menggunakan saluran dan media komunikasi. Ini merupakan salah satu contoh gamblang dari mazhab proses yang mana melihat kode sebagai sarana untuk mengonstruksi pesan dan menerjemahkannya (encoding dan decoding). Titik perhatiannya terletak pada akurasi dan efisiensi proses. Proses yang dimaksud adalah komunikasi seorang pribadi yang bagaimana ia mempengaruhi tingkah laku atau state of mind pribadi yang lain. Jika efek yang ditimbulkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka mazhab ini cenderung berbicara tentang kegagalan komunikasi. Ia melihat ke tahap-tahap dalam komunikasi tersebut untuk mengetahui di mana letak kegagalannya. Selain itu, mazhab proses juga cenderung mempergunakan ilmu-ilmu sosial, terutama psikologi dan sosiologi, dan cenderung memusatkan dirinya pada tindakan komunikasi. Karya Shannon dan Weaver ini kemudian banyak berkembang setelah Perang Dunia II di Bell Telephone Laboratories di Amerika Serikat mengingat Shannon sendiri adalah insiyiur di sana yang berkepentingan atas penyampaian pesan yang cermat melalui telepon. Kemudian Weaver mengembangkan konsep Shannon ini untuk diterapkan pada semua bentuk komunikasi. Titik kajian utamanya adalah bagaimana menentukan cara di mana saluran (channel) komunikasi digunakan secara sangat efisien. Menurut mereka, saluran utama dalam komunikasi yang dimaksud adalah kabel telepon dan gelombang radio. Latar belakang keahlian teknik dan matematik Shannon dan Weaver ini tampak dalam penekanan mereka. Misalnya, dalam suatu sistem telepon, faktor yang terpenting dalam keberhasilan komunikasi adalah bukan pada pesan atau makna yang disampaikan-seperti pada mazhab semiotika, tetapi lebih pada berapa jumlah sinyal yang diterima dam proses transmisi. Penjelasan Teori Informasi Secara Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi Teori informasi ini menitikberatkan titik perhatiannya pada sejumlah sinyal yang lewat melalui saluran atau media dalam proses komunikasi. Ini sangat berguna pada pengaplikasian sistem elektrik dewasa ini yang mendesain transmitter, receiver, dan code untuk memudahkan efisiensi informasi. 4. Teori Pengharapan Nilai (The Expectacy-Value Theory) Phillip Palmgreen berusaha mengatasi kurangnya unsur kelekatan yang ada di dalam teori uses and gratification dengan menciptakan suatu teori yang disebutnya sebagai expectance-value theory (teori pengharapan nilai). Dalam kerangka pemikiran teori ini, kepuasan yang Anda cari dari media ditentukan oleh sikap Anda terhadap media –kepercayaan Anda tentang apa yang suatu medium dapat berikan kepada Anda dan evaluasi Anda tentang bahan tersebut. Sebagai contoh, jika Anda percaya bahwa situated comedy (sitcoms), seperti Bajaj Bajuri menyediakan hiburan dan Anda senang dihibur, Anda akan mencari kepuasan terhadap kebutuhan hiburan Anda dengan menyaksikan sitcoms. Jika, pada sisi lain, Anda percaya bahwa sitcoms menyediakan suatu pandangan hidup yang tak realistis dan Anda tidak menyukai hal seperti ini Anda akan menghindari untuk melihatnya. 5. Teori Ketergantungan (Dependency Theory) Teori ketergantungan terhadap media mula-mula diutarakan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin Defleur. Seperti teori uses and gratifications, pendekatan ini juga menolak asumsi kausal dari awal hipotesis penguatan. Untuk mengatasi kelemahan ini, pengarang ini mengambil suatu pendekatan sistem yang lebih jauh. Di dalam model mereka mereka mengusulkan suatu relasi yang bersifat integral antara pendengar, media. dan sistem sosial yang lebih besar. Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh teori uses and gratifications, teori ini memprediksikan bahwa khalayak tergantung kepada informasi yang berasal dari media massa dalam rangka memenuhi kebutuhan khalayak bersangkutan serta mencapai tujuan tertentu dari proses konsumsi media massa. Namun perlu digarisbawahi bahwa khalayak tidak memiliki ketergantungan yang sama terhadap semua media. Sumber ketergantungan yang kedua adalah kondisi sosial. Model ini menunjukkan sistem media dan institusi sosial itu saling berhubungan dengan khalayak dalam menciptakan kebutuhan dan minat. Pada gilirannya hal ini akan mempengaruhi khalayak untuk memilih berbagai media, sehingga bukan sumber media massa yang menciptakan ketergantungan, melainkan kondisi sosial. Untuk mengukur efek yang ditimbulkan media massa terhadap khalayak, ada beberapa metode yang dapat digunakan, yaitu riset eksperimen, survey dan riset etnografi. Riset Eksperimen Riset eksperimen (experimental research) merupakan pengujian terhadap efek media dibawah kondisi yang dikontrol secara hati-hati. Walaupun penelitian yang menggunakan riset eksperimen tidak mewakili angka statistik secara keseluruhan, namun setidaknya hal ini bisa diantisipasi dengan membagi obyek penelitian ke dalam dua tipe yang berada dalam kondisi yang berbeda. Riset eksperimen yang paling berpengaruh dilakukan oleh Albert Bandura dan rekan-rekannya di Stanford University pada tahun 1965. Mereka meneliti efek kekerasan yang ditimbulkan oleh tayangan sebuah film pendek terhadap anak-anak. Mereka membagi anak-anak tersebut ke dalam tiga kelompok dan menyediakan boneka Bobo Doll, sebuah boneka yang terbuat dari plastik, di setiap ruangan. Kelompok pertama melihat tayangan yang berisi adegan kekerasan berulang-ulang, kelompok kedua hanya melihat sebentar dan kelompok ketiga tidak melihat sama sekali. Ternyata setelah menonton, kelompok pertama cenderung lebih agresif dengan melakukan tindakan vandalisme terhadap boneka Bobo Doll dibandingkan dengan kelompok kedua dan ketiga. Hal ini membuktikan bahwa media massa memiliki peran membentuk karakter khalayaknya. Kelemahan metode ini adalah berkaitan dengan generalisasi dari hasil penelitian, karena sampel yang diteliti sangat sedikit, sehingga sering muncul pertanyaan mengenai tingkat kemampuannya untuk diterapkan dalam kehidupan nyata (generalizability). Kelemahan ini kemudian sering diusahan untuk diminimalisir dengan pembuatan kondisi yang dibuat serupa mungkin dengan keadaan di dunia nyata atau yang biasa dikenal sebagai ecological validity Straubhaar dan Larose, 1997 :415). Survey Metode survey sangat populer dewasa ini, terutama kemanfaatannya untuk dimanfaatkan sebagai metode dasar dalam polling mengenai opini publik. Metode survey lebih memiliki kemampuan dalam generalisasi terhadap hasil riset daripada riset eksperimen karena sampelnya yang lebih representatif dari populasi yang lebih besar. Selain itu, survey dapat mengungkap lebih banyak faktor daripada manipulasi eksperimen, seperti larangan untuk menonton tayangan kekerasan seksual di televisi dan faktor agama. Hal ini akan diperjelas dengan contoh berikut. Riset Ethnografi Riset etnografi (ethnografic research) mencoba melihat efek media secara lebih alamiah dalam waktu dan tempat tertentu. Metode ini berasal dari antropologi yang melihat media massa dan khalayak secara menyeluruh (holistic), sehingga tentu saja relatif membutuhkan waktu yang lama dalam aplikasi penelitian. 6. Teori Agenda Setting Agenda-setting diperkenalkan oleh McCombs dan DL Shaw (1972). Asumsi teori ini adalah bahwa jika media memberi tekanan pada suatu peristiwa, maka media itu akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya penting. Jadi apa yang dianggap penting media, maka penting juga bagi masyarakat. Dalam hal ini media diasumsikan memiliki efek yang sangat kuat, terutama karena asumsi ini berkaitan dengan proses belajar bukan dengan perubahan sikap dan pendapat. 7. Teori Dependensi Efek Komunikasi Massa Teori ini dikembangkan oleh Sandra Ball-Rokeachdan Melvin L. DeFluer (1976), yang memfokuskan pada kondisi struktural suatu masyarakat yang mengatur kecenderungan terjadinya suatu efek media massa. Teori ini berangkat dari sifat masyarakat modern, diamana media massa diangap sebagai sistem informasi yang memiliki peran penting dalam proses memelihara, perubahan, dan konflik pada tataran masyarakat,kelompok, dan individu dalam aktivitas sosial. Secara ringkas kajian terhadap efek tersebut dapat dirumuskan dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Kognitif, menciptakan atau menghilangkan ambiguitas, pembentukan sikap, agenda-setting, perluasan sistem keyakinan masyarakat, penegasan/ penjelasan nilai-nilai. 2. Afektif, menciptakan ketakutan atau kecemasan, dan meningkatkan atau menurunkan dukungan moral. 3. Behavioral, mengaktifkan atau menggerakkan atau meredakan, pembentukan isu tertentu atau penyelesaiannya, menjangkau atau menyediakan strategi untuk suatu aktivitas serta menyebabkan perilaku dermawan. 8. Teori Uses and Gratifications (Kegunaan dan Kepuasan) Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Blumer dan Elihu Katz (1974). Teori ini mengatakan bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Dengan kata lain, pengguna media adalah pihak yang aktif dalam proses komunikasi. Pengguna media berusaha mencari sumber media yang paling baik di dalam usaha memenhi kebutuhannya. Artinya pengguna media mempunyai pilihan alternatif untuk memuaskan kebutuhannya. Elemen dasar yang mendasari pendekatan teori ini (Karl dalam Bungin, 2007): (1) Kebutuhan dasar tertentu, dalam interaksinya dengan (2) berbagai kombinasi antara intra dan ekstra individu, dan juga dengan (3) struktur masyarakat, termasuk struktur media, menghasilkan (4) berbagai percampuran personal individu, dan (5) persepsi mengenai solusi bagi persoalan tersebut, yang menghasilkan (6) berbagai motif untuk mencari pemenuhan atau penyelesaian persoalan, yang menghasikan (7) perbedaan pola konsumsi media dan ( perbedaan pola perilaku lainnya, yang menyebabkan (9) perbedaan pola konsumsi, yang dapat memengaruhi (10) kombinasi karakteristik intra dan ekstra individu, sekaligus akan memengaruhi pula (11) struktur media dan berbagai struktur politik, kultural, dan ekonomi dalam masyarakat. 9. Teori The Spiral of Silence Teori the spiral of silence (spiral keheningan) dikemukakan oleh Elizabeth Noelle-Neuman (1976), berkaitan dengan pertanyaan bagaimana terbentuknya pendapat umum. Teori ini menjelaskan bahwa terbentuknya pendapat umum ditentukan oleh suatu proses saling mempengaruhi antara komunikasi massa, komunikasi antar pribadi, dan persepsi individu tentang pendapatnya dalam hubungannya dengan pendapat orang-orang lain dalam masyarakat. 10. Teori Konstruksi sosial media massa Gagasan awal dari teori ini adalah untuk mengoreki teori konstruksi sosial atas realitas yang dibangun oleh Peter L Berrger dan Thomas Luckmann (1966, The social construction of reality. A Treatise in the sociology of knowledge. Tafsir sosial atas kenyataan: sebuah risalah tentang sosisologi pengetahuan). Mereka menulis tentang konstruksi sosial atas realitas sosial dibangun secara simultan melalui tiga proses, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Proses simultan ini terjadi antara individu satu dengan lainnya di dalam masyrakat. Bangunan realitas yang tercipta karena proses sosial tersebut adalah objektif, subjektif, dan simbolis atau intersubjektif. 11. Teori Difusi Inovasi Teori difusi yang paling terkemuka dikemukakan oleh Everett Rogers dan para koleganya. Rogers menyajikan deksripsi yang menarik mengenai mengenai penyebaran dengan proses perubahan sosial, di mana terdiri dari penemuan, difusi (atau komunikasi), dan konsekwensi-konsekwensi. Perubahan seperti di atas dapat terjadi secara internal dari dalam kelompok atau secara eksternal melalui kontak dengan agen-agen perubahan dari dunia luar. Kontak mungkin terjadi secara spontan atau dari ketidaksengajaan, atau hasil dari rencana bagian dari agen-agen luar dalam waktu yang bervariasi, bisa pendek, namun seringkali memakan waktu lama. Dalam difusi inovasi ini, satu ide mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun untuk dapat tersebar. Rogers menyatakan bahwa pada realisasinya, satu tujuan dari penelitian difusi adalah untuk menemukan sarana guna memperpendek keterlambatan ini. Setelah terselenggara, suatu inovasi akan mempunyai konsekuensi konsekuensi – mungkin mereka berfungsi atau tidak, langsung atau tidak langsung, nyata atau laten (Rogers dalam Littlejohn, 1996 : 336). 12. Teori Kultivasi Program penelitian teoritis lain yang berhubungan dengan hasil sosiokultural komunikasi massa dilakukan George Garbner dan teman-temannya. Peneliti ini percaya bahwa karena televisi adalah pengalaman bersama dari semua orang, dan mempunyai pengaruh memberikan jalan bersama dalam memandang dunia. Televisi adalah bagian yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari kita. Dramanya, iklannya, beritanya, dan acara lain membawa dunia yang relatif koheren dari kesan umum dan mengirimkan pesan ke setiap rumah. Televisi mengolah dari awal kelahiran predisposisi yang sama dan pilihan yang biasa diperoleh dari sumber primer lainnya. Hambatan sejarah yang turun temurun yaitu melek huruf dan mobilitas teratasi dengan keberadaan televisi. Televisi telah menjadi sumber umum utama dari sosialisasi dan informasi sehari-hari (kebanyakan dalam bentuk hiburan) dari populasi heterogen yang lainnya. Pola berulang dari pesan-pesan dan kesan yang diproduksi massal dari televisi membentuk arus utama dari lingkungan simbolis umum. Garbner menamakan proses ini sebagai cultivation (kultivasi), karena televisi dipercaya dapat berperan sebagai agen penghomogen dalam kebudayaan. Teori kultivasi sangat menonjol dalam kajian mengenai dampak media televisi terhadap khalayak. Bagi Gerbner, dibandingkan media massa yang lain, televisi telah mendapatkan tempat yang sedemikian signifikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mendominasi “lingkungan simbolik” kita, dengan cara menggantikan pesannya tentang realitas bagi pengalaman pribadi dan sarana mengetahui dunia lainnya (McQuail, 1996 : 254) Referensi : * Fisher, B. Aubrey, 1986, Teori-teori Komunikasi. Penyunting: Jalaluddin Rakhmat, Penerjemah: Soejono Trimo. Bandung: Remaja Rosdakarya. * Mulyana, Dedy, 2001, Metodologi Penelitian Kualitatif (Paradigma Baru Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya). Bandung: Remaja Rosdakarya. * Buku, jurnal, dan sumber dari internet yang relevan. http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2009/02/teori-teori-komunikasi.html

( FACEBOOK ) Syariful Latief – 09220396 – IKOM F

Definisi Facebook

Facebook adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.

Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis.

Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serika, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.

Cara Penggunaannya
Pertama, pastikan kita mempunyai e-mail sebelum membuat account Facebook. Jika belum mempunyainya maka buatlah terlebih dahulu. Kemudian setelah itu baru kta dapat membuat account Facebook. Cara membuat facebook ini sangatlah mudah sekali kita cukup ketik http://www.facebook.com,kemudian kita mengisi nama depan,nama belakang,lalu memasukkan email,terus pilih jenis kelamin,kemudian pilih tanggal lahir,dan yang terakhir klik sign up maka kita dapat menggunakan facebook.Setelah membuat account Facebook, lalu kita dapat menggunakannya.
Berikut adalah pembahasan antarmuka Facebook, “memahami apa saja yang ada” pada facebook ini. Sekarang, kita akan masuk ke account facebook kita. Ini lah tampilan halaman facebook setelah login :
Tampilan Home Facebook
Ada dua elemen dasar yang selalu ada di setiap halaman facebook :
• Menu Utama di atas halaman, elemennya (dari kiri ke kanan)
* Home – link menuju halaman home / utama
* Profile – link menuju profile anda
* Friends – link menuju halaman berisi daftar teman anda, lengkap dengan status update-nya
* Inbox – link menuju kotak pesan pribadi anda. Jika ada pesan baru di inbox anda, sebuah popup berisi jumlah pesan baru yang masuk dan belum terbaca akan muncul.
* Nama Anda – Link menuju halaman profile anda, seperti link profile
* Settings – Link menuju halaman pengaturan, dimana anda bisa men-setting account facebook anda, mulai dari merubah data pribadi, menambah atau meninggalkan networks, pengaturan notifikasi (e-mail yang dikirim ke alamat anda berisi update kegiatan account facebook anda), pengaturan dan pengaturan facebook mobile, dan pengaturan bahasa
* Logout – Link untuk sign out dari facebook
* Form pencarian – Link untuk pencarian
• Satu elemen lagi yang pasti ada di tiap halaman facebook :
Menu aplikasi yang “menempel” di bagian bawah browser (dari kiri ke kanan)
* Application box – berisi daftar aplikasi yang di bookmark / terinstall dengan account facebook anda. Klik box ini, maka daftar aplikasi tersebut akan muncul, seperti ketika anda meng-klik icon start di sudut kiri bawah windows
 5 bookmarked application icon – ikon 5 aplikasi teratas yang anda bookmark. Untuk menentukan 5 ikon yang akan tampil di menu aplikasi anda, cukup dengan klik appliaction box yang paling kiri itu, lalu di drag and drop ke urutan 5 dari atas, di bawah title bookmarks. Jika anda mengklik icon tersebut, anda akan dibawa ke halaman applikasi tersebut.
 Facebook Chat ( Online Friends ) – Di sebelah kanan, ada aplikasi facebook chat yang menunjukan ada berapa teman dalam friendlist anda yang sedang terhubung dengan facebook dan bisa anda ajak chatting via facebook chat. Klik, sebuah list berisi daftar teman akan muncul, terus klik seorang teman untuk diajak chat. lalu chatting.
 Notification – klik, maka sebuah daftar berisi notifikasi aktifitas terakhir yang berhubungan dengan anda akan muncul . Sangat bermanfaat, seperti melihat apakah ada seseorang yang mengisi dinding anda, dll.
 Chat Setting – Untuk mengatur profile chatting anda. seperti membuat fitur chat berada di halaman sendiri yang terpisah agar lega, atau ingin berselancar di facebook tapi offline di facebook chat? bisa diatur disini :
Sekarang, elemen yang ada di halaman HOME, halaman pertama yang terbuka setelah login ke facebook :
 Status Updates
Seperti Shout pada friendster, namun lebih berguna. Ketika anda menupdate status anda, status yang lama tidak hilang begitu saja melainkan “diarsipkan” dan masih bisa diakses.
Feed yang berlokasi di “area utama” halaman home, dibagi kedalam beberapa tab, berdasarkan tipenya
 News Feed
Feed aktifitas anda dan teman – teman yang ada di friendlist anda. Misalkan seorang teman anda baru saja menambahkan seseorang ke dalam friendlistnya, anda akan mengetahuinya karena “berita aktivitas-nya” akan muncul disini.
 Status Updates (Feed-nya)
Ini dia twitter dalam facebook. LOL di tab ini, anda dapat mengetahui status terakhir dari teman – teman yang berada di friendlist anda, dan memberikan komentar kepada status mereka.
 Photos
Feed dari aktivitas foto album anda dan teman – teman dalam friendlist anda. Upload foto terbaru, atau teman anda dan anda yang di tag ke dalam satu album
 Posted Items
Feed item – item yang dipost oleh teman anda. (mulai saat ini, teman – teman dalam friendlist kami singkat menjadi teman ada. Link, Notes, Photos, Videos, pokoknya item yang dipost, pemberitahuannya ada disini.
 Live Feed
Kurang lebih seperti News Feed, bedanya konetn Live Feed lebih ke aktifitas terakhir yang di lakukan teman anda.
Sidebar :
 Request: Jika ada permintaan, entah permintaan menjadi teman atau ajakan menggunakan aplikasi terbaru, akan anda dapati “peringatan”nya disini
 Application: Link menuju halaman Application yang anda bookmark.
 Invite Your Friends
 Pokes: poke, arti harafiahnya “colek”. coba lihat profile teman anda, di bawah avatar utamanya. Misalkan nama teman anda Anto, ada link “poke Anto”? poke merupakan fitur untuk itu. Misalkan anda mengunjungi profile seseorang, dan sekedar ingin memberitahukan pemilik profile tersebut bahwa anda mengunjungi profilenya, dari pada post wall yang tidak nyambung lebih baik di “poke”. Pokes yang ada di halaman home ini menunjukan orang – orang yang mem-poke anda
 Birthdays: Sesuai namanya, mengabarkan jika anda teman anda yang berulang tahun
Halaman Profil:
Menu utama di atas dan menu aplikasi yang menempel di bawah browser tetap sama, namun kontennya berbeda. Garis besarnya, kita dapat mengatakan bahwa halaman profile facebook ini terdiri dari tiga kolom :
 Kolom sidebar di sebelah kiri
 Kolom utama yang berada di tengah
 Kolom advertise di sebelah kanan
Kolom paling kiri berisi avatar utama, link kirim pesan, personal information, daftar teman, dan aplikasi – aplikasi yang ditampilkan di profile. Kolom di tengah berisi “main content” dari halaman profile yang disajikan dalam bentuk tab : Tab Wall yang berisi update status dan feed kegiatan anda sendiri, Tab Info yang berisi informasi personal mengenai diri anda, Tab Photos yang berisi foto yang anda upload DAN foto orang lain yang di tag dengan nama anda, serta foto – foto yang dikumpulkan menjadi photo album, tab boxes yang berisi aplikasi yang anda bookmark, dan tab + untuk menambahkan tab baru di profile anda. Kolom di sebelah kanan, berisikan advertising.
Fungsi Facebook
Sebagaimana kita tahu, bahwa situs ini adalah situs yang paling banyak dibuka orang saat mengakses internet. Manfaat dari situs facebook ini sangat banyak, kita bisa mencari teman baru melalui situs ini dan kita bisa bertemu kembali dengan teman lama yang sudah lama tidak bersua. Tetapi sekarang fungsi facebook kerap kali disalahgunakan. Seperti halnya di Surabaya facebook digunakan untuk melakukan perdagangan wanita, dimana wanita diperjualbelikan dengan mudah. Ini adalah salah satu contoh penggunaan facebook yang salah. Situs ini memang banyak sekali manfaatnya akan tetapi banyak juga kekurangannya tergantung bagaimana kita menggunakan facebook tersebut.

Respon Masyarakat Terhadap Munculnya Facebook

Situs jejaring facebook telah lama diluncurkan oleh seorang lulusan Harvard, yaitu sejak 2004 silam. Dan sampai saat ini situs ini sudah berkembang pesat diseluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Sebagian besar Masyarakat Indonesia sedikit banyak mengenal Facebook, terutama di kalangan Mahasiswa. Munculnya Facebook di dalam Masyarakat menimbulkan pengaruh yang cukup signifikan. Banyak yang mendukung keberadaannya, tapi tidak sedikit pula yang menolaknya. Karena situs ini sangatlah terbuka di berbagai aspek kehidupan Masyarakat. Ada yang menggunakannya untuk sekedar menyapa teman, ada yang bermain game, dll. Disisi lain beberapa orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan situs jejaring sosial ini untuk melakukan hal-hal yang diresahkan masyarakat, sebagai contoh, kasus sindikat penjualan gadis di dunia maya. Selain itu kasus penculikan gadis banyak terjadi di beberapa tempat di Indonesia.

Pengaruh Facebook dari aspek Sosial, Budaya, dan Ekonomi pada Masyarakat
Perkembangan teknologi yang semakin waktu semakin cangih, sedikit banyak membawa pengaruh, baik sosial, ekonomi, maupun budaya. Banyak sisi positif, namun tak sedikit pula sisi negatif. Inilah konsekuensi yang harus dihadapi seiring dengan perkembangan teknologi yang ada pada era globalisasi saat ini.
Pengaruh Sosial:
Perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia selalu berjalan dari masa ke masa. Sebagai Negara yang sedang berkembang, selalu mengadopsi berbagai teknologi informasi dan komunikasi hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana penggunaan internet mulai menjadi gaya hidup sehari-hari. Perubahan teknologi, seperti penemuan situs jejaring sosial yang fenomenal (facebook) ini juga memicu perubahan sosial dalam masyarakat. Semakin canggih teknologi saat ini semakin mudah pula kita memperolehnya.
a) Addiction
Dampak negatif lainnya adalah addiction atau ketergantungan. Facebook memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh penggunanya. Terlalu atraktifnya media tersebut, membuat penggunanya seakan-akan menemukan dunianya sendiri yang membuatnya terasa nyaman dan tidak mau melepaskannya. Ketika kita berada di hadapan komputer yang tersambung internet kita bisa melakukan apa saja seperti curhat dengan menuliskannya di status, sharing via chatting, dan lain-lain.
b) Antisocial Behavior
Salah satu dampak yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan facebook adalah antisocial behavior. Dimana pengguna situs tersebut tidak lagi peduli kepada lingkungan sosialnya dan cenderung mengutamakan facebook. Selain itu, pengguna facebook tersebut tidak peduli lagi apa yang terjadi disekitarnya, satu-satunya yang dapat menarik perhatiannya hanyalah komputer dengan jaringan internet saja. Orang akan menjadi lebih jarang berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya, sehingga kemampuan interpersonal dan emosionalnya tidak berkembang secara optimal. Hasil penelitain Stonford Institution for The Quantitative of Society menyimpulkan bahwa semakin sering seseorang menggunakan internet, maka semakin kurang kontaknya dengan lingkungan sekitar (dalam Suara Pembaharuan, 2/9/2001). Lama kelamaan, seseorang akan sulit menjalin komunikasi dan membangun relasi dengan orang-orang disekitarnya. Bila hal tersebut tidak segera ditanggulangi akan menumbulkan dampak yang sangat buruk, yang dimana manusia lama kelamaan akan sangat individualis dan tidak akan ada lagi interaksi ataupun sosialisasi.
Manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar. Dengan fasilitas yang ada di dalam internet, maka di zaman yang serba canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai dari belajar,maen game, memesan tiket, belanja, hingga memesan makanan dapat dilakukan tanpa beranjak dari tempat sedikitpun. Memang akan menjadi lebih mudah tetapi orang akan lebih tidak peduli dengan rasa sosial.
Ekonomi:
Facebook memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia. Diakui atau tidak, facebook merupakan situs jejaring sosial yang dianggap sebagai media paling efektif dan efesien untuk promosi dan berkomunikasi secara interaktif. Facebook memberikan banyak manfaat secara ekonomi, salah satunya adalah sebagai media promosi perusahaan. Facebook bisa menjadi salah satu media yang efektif untuk berpromosi bagi perusahaan. Efektif karena sangat mudah, gratis dan juga memiliki respon yang besar. Bahkan saat ini Facebook diklaim sebagai media komunikasi periklanan yang paling efektif. Dengan Facebook perusahaan dapat memperkenalkan profil atau produknya. Selain itu bisa membentuk komunitas, juga membuka kemungkinan saling menyapa atau komunikasi dua arah. Hal ini memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan ekonomi di dunia.
Selain sebagai media promosi perusahaan, facebook juga meningkatkan penjualan Smartphone. Popularitas Facebook tidak diragukan lagi. Pengguna Facebook lebih fanatik daripada pengguna situs jaringan sosial lainnya. Misalkan: beberapa pengguna Black Berry mengaku bahwa salah satu alasan mereka membeli smartphone tersebut adalah hanya karena ingin meng-update account Facebook nya setiap saat. Dengan kata lain, facebook membantu perusahaan smartphone meningkatkan produktivitasnya.
Diantara kelebihan-kelebihan yang ada, facebook juga memberikan pengaruh negatif secara ekonomi kepada penggunanya. Jika masyarakat menengah ke atas mengakses facebook dengan media pribadi, maka masyarakat menengah ke bawah akan mengakses jejaring sosial tersebut dengan fasilitas umum, seperti warnet atau menggunakan media pribadi, seperti handphone yang berfasilitas internet. Namun, berapa biaya yang dikeluarkan dalam sejam hanya untuk mengakses situs tersebut di warnet? Berapa pulsa yang dihabiskan hanya untuk sekedar meng-update status? Jika dianalogikan, masyarakat menengah ke bawah akan mendapatkan pengaruh ekonomi (secara negatif), sedangkan masyarakat yang notabenenya menengah ke atas tidak akan mendapatkan pengaruh jika dilihat dari biaya pengaksesan. Dengan kata lain, sedikit banyak facebook akan mempengaruhi stabilitas ekonomi pribadi mereka, bagi masyarakat menengah ke bawah.
Budaya:
Facebook merupakan salah satu produk perkembangan teknologi yang saat ini menjadi pusat perhatian bagi sebagian besar masyarakat di berbagai belahan dunia. Facebook seakan menjadi oase bagi mereka yang gemar berinteraksi di dunia maya. Hal ini menyebabkan terjadinya pergeseran budaya. Budaya tradisional yang sebelumnya mengakar di negeri ini perlahan mulai tergeser seiring dengan perkembangan teknologi yang ada. Kegiatan online atau kerap kali disebut dengan OL menjadi suatu kebiasaan yang lazim dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari politisi, pengusaha, mahasiswa, pelajar, bahkan ibu rumah tangga pun menggemari kegiatan ini.
Cyber community mewabah, menjamah seluruh lapisan masyarakat, baik kalangan atas maupun kalangan menengah ke bawah. Namun hal ini menjadi salah satu penghambat kelestarian budaya di Indonesia. Masyarakat cenderung mengabaikan budaya-budaya tradisional yang lebih dulu mengakar di negeri ini. Masyarakat yang dulunya masih tradisional, bermain di halaman rumah bersama keluarga dan tetangga dengan menggunakan peralatan tradisional kini beralih ke warnet atau menghadap komputer di rumah yang berfasilitas internet (mengakses facebook). Update status, saling comment, chatting, upload foto, nge-wall merupakan kebiasaan baru yang dilakukan oleh masyarakat di akhir dasawarsa ini.
Kebiasaan online yang sering dilakukan oleh komunitas dunia maya (facebooker), menjadi sebuah kebudayaan baru yang akhirnya berkembang, sehingga budaya baru yang terbentuk akan mengeser budaya yang ada. Fakta yang demikian memberikan bukti tentang betapa negara-negara penguasa teknologi mutakhir telah berhasil memegang kendali dalam globalisasi budaya khususnya di negara ke tiga. Peristiwa transkultural seperti itu mau tidak mau akan berpengaruh terhadap keberadaan kesenian dan budaya tradisional di Indonesia, sehingga budaya yang ada saat ini perlahan mulai tergeser. Padahal kesenian tradisional yang kita miliki merupakan bagian dari khasanah kebudayaan nasional yang perlu dijaga kelestariannya.
Peran Serta Pemerintah dalam proses Perkembangan Facebook
Perkembangan teknologi di Indonesia sudah sejak lama dinikmati oleh banyak orang. Tidak dipungkiri lagi Facebook adalah salah satu produk Perkembangan teknologi komunikasi yang saat ini sedang banyak digandrungi Masyarakat di Indonesia. Facebook sudah sangat berkembang di Indonesia, namun dalam perkembangannya, Pemerintah tidak banyak andil dalam proses perkembangan situs jejaring sosial ini. Perkembangan Facebook hanya mengalir seperti air, karena sebagian masyarakat merasa bahwa situs ini adalah kebutuhan bagi mereka.
Penggunaan Facebook yang cukup pesat di Indonesia tidak lepas disebabkan dengan munculnya Warnet dan produk-produk provider yang sudah sangat banyak di Indonesia. Dengan itu semua, Masyarakat dapat dengan mudah mengakses internet yang kemudian menggunakan situs ini.
Tidak ada campur tangan Pemerintah dalam perkembangan situs jejaring ini. Peran Pemerintah juga tidak cukup signifikan dalam membatasi produksi produk-produk provider dan membatasi pengelolaan Warung Internet. Sehingga Facebook terus berkembang bersamaan dengan munculnya situ-situs jejaring sosial yang lainnya. Selain itu pemerintah juga tidak cukup efektif dalam membatasi situs-situs yang bebau SARA.
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081230070249AATNKDg
http://tiwexs.wordpress.com/2010/03/04/manfaat-facebook/
http://pimb-tips.blogspot.com/2009/08/tips-cara-aman-bermain-facebook.html
http://www.facebook.com/topic.php?uid=125180703472&topic=9016

%d blogger menyukai ini: